Senin, 25 Mei 2015

Keren, Pabrik Kapal Asal Banyuwangi Bikin 'Tank Laut' Pertama di Dunia .


.
Jakarta -PT Lundin Industry Invest, pabrik kapal militer yang bermarkas di Banyuwangi Jawa Timur, sedang mengembangkan konsep kapal militer terbaru. Setelah menciptakan kapal perang siluman yakni Kapal Cepat Rudal Trimaran atau KRI Klewang, Lundin kembali menggagas ide membangun kombinasi boat atau kapal dengan tank berat atau heavy tank.

Kapal in diberi nama tank boat atau mirip dengan konsep tank laut. Kombinasi ini diklaim pertama kali dibuat dan belum ada di pasar senjata dunia.

"Kita melihat ini dapat dipakai untuk operasi di laut dan sungai. Heavy tank memiliki kendala untuk operasi di pendalaman dan juga daerah kepulauan. Maka kita kembangkan kombinasi boat dan tank guna mendukung pendaratan amfibi namun dilengkapi senjata berat," kata Presiden Direktur PT Lundin, John Lundin, di sela acara Armored Vehicle Asia (AVA) Conference 2015, Hotel Crowne, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Untuk bahan baku, kapal bernama X18 Tank Boat akan memakai material komposit. Material ini dinilai lebih kuat 10 kali dari baja namun juga 10 kali lebih ringan dari baja. John menjamin komposit material untuk Tank Boat tahan api. Ia memastikan tidak akan terulang kembali musibah serupa yang menimpa KRI Klewang karena memakai bahan serupa.

"Persoalan sudah diselesaikan. Material komposit memang memiliki masalah soal daya tahan terhadap api. Ini masalah di dunia. Sekarang teknlogi material komposit sudah dipakai di kereta dan pesawat. Teknologi terbaru dari material komposit 100% tahan api," jelasnya.

John bercerita, kombinasi tank berat dan boat ini pernah dibuat oleh Rusia saat perang dunia ke-2 serta saat perang Vietnam oleh Amerika Serikat. Meski dikembangkan, produk boat tank belum berhasil untuk diproduksi karena kendala teknologi. Kini, material komposit membantu menyelesaikan persoalan beban.

"Saat ini, turret dari bahan alumunium. Mau tembak dari laut, butuh kestabilan tinggi. Namun dahulu nggak bisa. Ini produk ringan karena pakai komposit. Yang mungkin 5-15 tahun lalu susah dibuat," jelasnya.

PT Lundin berancana menggandeng PT Pindad (Persero) untuk mengembangkan tank laut ini. Sementara untuk pembuatan turet dengan kaliber 105 MM, Lundi menggandeng CMI Defence, sedangkan Bofors asal Swedia digandeng untuk pengembangan sistem senjata. John mengaku TNI merespon positif konsep tank laut ini.

"Mereka sangat berkesan. Cuma 5-10 tahun lalu produk ini belum ada jadi belum masuk rencana mereka jadi kita kerja keras untuk kembangkan," jelasnya.

Saat beroperasi, X18 Tank Boat mampu membawa 4kru dan 20 personil. Di atas air, kapal buatan Banyuwangi ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 40 knots. Kapal ini memiliki panjang 18 meter dengan lebar 6,6 meter.
.
.
Foto: Feby Sutianto
Sumber : http://finance.detik.com/read/2015/04/28/131259/2900246/1036/keren-pabrik-kapal-asal-banyuwangi-bikin-tank-laut-pertama-di-dunia

Di Banyuwangi, Ada Rumah Singgah yang Gratis untuk Traveler .


.
detikTravel Community - Mungkin tidak semua kota punya rumah yang seperti ini. Di Banyuwangi, Jawa Timur ada Rumah Singgah yang memperbolehkan traveler menginap secara gratis. Keren!
Rumah Singgah Banyuwangi terletak di depan Stasiun Karangasem Banyuwangi. Jika kamu keluar dari stasiun kamu tinggal berbelok 15 scale ke arah kiri. Rumah singgah ini dibangun oleh Mas Meyhesa Rahmat pada Mei 2014 yang lalu. Hingga saat ini rumah singgah ini selalu ramai didatangi oleh para backpacker dari berbagai daerah yang berkeinginan mengeksplore wisata yang ada di Banyuwangi.
Menurut Mas Rahmat tujuan dari rumah singgah yang didirikannya adalah sebagai tempat ajang tali silaturahim sesama pejalan. Di mana tanpa ada unsur apapun di dalamnya, tanpa ada unsur bisnis.
Di sini mengutamakan jalan-jalan mengelilingi Banyuwangi dengan sistem pity cost atau join trip. Seperti yang saya alami sendiri, dari Jakarta ke Banyuwangi seorang diri namun pada saat sampai di Rumah Singgah Banyuwangi bertemu dengan pejalan lainnya dan akhirnya saya bergabung dengan mereka sehingga anggaran perjalanan yang saya lakukan saat di Banyuwangi jauh lebih hemat.
Mas Rahmat menambahkan, “Tempat kami memang tak bagus seperti hotel berbintang, tapi kami upayakan kebersihan, keamanan, kenyamanan teman-teman untuk singgah”.
Adapaun fasilitas yang ada di rumah singgah ini adalah 4 kamar mandi, 6 kamar untuk tidur atau istirahat bagi perempuan dan 2 ruangan terbuka/tempat tidur lesehan untuk laki-laki. Nyaman bukan?
Tidur tanpa harus campur baur dengan lawan jenis. Selain itu ayah dari Rendra ini juga senantiasa mencarikan mobil atau engine untuk disewa oleh para pejalan untuk menjelejahi Banyuwangi dan sekitarnya.
Karena letaknya di depan Stasiun Karangasem membuat Rumah Singgah Banyuwangi ini terbilang sangat strategis. Adapun jarak waktu tempuh menuju tempat-tempat wisata dengan menggunakan kendaraan bermotor ialah Air Terjun Jagir 15 menit, Kawah Ijen 1 jam, Taman Nasional Baluran 1,5 jam, Rumah Apung Bansring 1 jam, Pantai Red Island dan Pantai Mustika 2 jam jika ingin melanjutkan perjalanan ke Bali dan harus ke Pelabuhan Ketapang waktunya sekitar 1 jam perjalanan, strategis bukan?
Ke tempat-tempat kuliner seperti warung nasi Tempong joke juga dekat. Warung Nasi Tempong Mbok Wah hanya sekitar 5 menit saja atau ke Warung Nasi Tempong Mbok Nah di Kertosari hanya 10 menit.
Jadi, Rumah Singgah Banyuwangi adalah tempat yang tepat bagi kamu yang mau mencari teman jalan di Banyuwangi dan juga menghemat anggaran perjalanan kamu. Ayo angkat raselmu, kita ke Banyuwangi Negeri Sunrise of Java.
.
.
Sumber : http://banyuwangi.asia/di-banyuwangi-ada-rumah-singgah-yang…

Sering keliling dunia, Elvira Devinamira favoritkan Banyuwangi

.
.
Merdeka.com – Sebagai Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira tentunya disibukkan dengan berbagai macam kegiatan kunjungan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Ada sebuah kota yang membuatnya jatuh cinta. Kota mana, sih?
“Aku suka New York. Saya sudah lima kali ke New York dalam waktu empat bulan. Bukan berarti saya gak cinta negeri sendiri. Kalau ditanya kota mana yang bikin jatuh cinta ya New York. Di sana banyak orang dari berbagai kalangan. Ada artis besar, ada businessman, Ada semua di sana,” tuturnya saat berkunjung ke kantor Kapanlagi.com® di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Namun, bukan berarti gadis cantik 21 tahun ini tak punya kota favorit di Indonesia. “Bali tentunya dan tanah kelahiran saya, Surabaya. Kalau Bali itu sebelum Miss Universe saya harus tanning dan harus bolak balik Jakarta-Bali,” ungkap mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya ini.
Selain dua daerah di atas, Elvira juga terkesan dengan kemajuan sektor pariwisata Banyuwangi yang kian pesat. “Banyuwangi bagus banget sekarang. Saya pernah ke Pulau Merah diundang Bupati sana. Saya bangga banget, mereka progres pariwisatanya oke banget,” tuturnya.
Sebagai seorang Putri Indonesia 2014 yang sudah melanglang buana ke seluruh penjuru negeri, ternyata Elvira juga tak pernah kehilangan identitasnya sebagai orang Jawa. “Saya masih bisa bahasa Jawa. Tentunya saya juga punya koleksi batik Jawa Timur. Dari batik Madura, Surabaya, dan Banyuwangi,” tukasnya.
.
.
Gambar Ilustrasi
Sumber : http://banyuwangi.asia/sering-keliling-dunia-elvira-devinam…

Sabtu, 25 April 2015

[INFO] Koreografi Terbaru SNSD telah Rampung

seperti dalam postingan kyle hanagami yang mengatakan bahwa "menyelesaikan koreografi terbaru untuk Girls 'Generation! | 04.24.15" .
sekedar informasi, kyle hanagami merupakan salah satu koreografer yang menciptakan tarian untuk Red Velvet 'Be Natural' dan 'Ice Cream Cake' serta 'Adrenaline' TaeTiSeo.
https://instagram.com/p/13me5xqpYv/

via : crownprincesone

Rabu, 22 April 2015

Air terjun KEDUNG ANGIN Pakel

Wisata air terjun bersih, asri, dan mudah di jangkau.

Air terjun KEDUNG ANGIN Pakel, dengan pemandangan road trip sengkedan sawah, jalan tanjakan dan turunan yang mempesona si setiap tingkungan. Akses bisa di tempuh dari Kec Licin, per3an pasar belok ke kiri. Selain itu juga bisa melalui Kec Kabat.

Sabtu, 11 April 2015

[NEWS] Penggemar Berspekulasi Bahwa Jessica Merupakan Bagian Dari ‘Catch Me If You Can’

Semua orang tahu bahwa comeback SNSD tidak akan membuat penggemar diam, namun sekarang beberapa dari penggemar bertanya-tanya apakah Jessica pada awalnya merupakan bagian dari lagu terbaru SNSD "Catch Me If You Can”.

Dalam sebuah video yang di unggah oleh netizen terlihat Jessica menyanyikan 1 baris lagu dengan lirik "My Heart’ dan membandingkannya dengan anggota SNSD yang menyanyikan kata-kata yang sama setelah lagu tersebut di rilis secara resmi. Meskipun liriknya sangat singkat dan terkesan bersifat umum, penggemar memperhatikan bahwa Jessica menyanyikannya dengan cara yang sama sebagai anggota SNSD, sehingga menghasilkan spekulasi bahwa jika pada awalnya Jessica merupakan bagian dari lagu tersebut. Klip yang di unggah netizen merupakan bagian dari acara 'OnStyle Jessica& Krystal,' hal ini menimbulkan pertanyaan di benak penggemar apakah "Catch Me If You Can" pada awalnya memang dimaksudkan untuk dirilis lebih awal tetapi ditunda karena Jessica sudah tidak lagi berada di dalam Grup.

Beberapa dari penggemar meninggalkan komentar dengan mengatakan "Aku tahu itu, ketika aku sedang menonton video musiknya.. aku tahu bahwa part yang di nyanyikan YoonA merupakan Part yang di nyanyikan Jessica sebelumnya”.... “Aku tahu part itu ...," "part YoonA “I'm going to find my heart” pasti part Jessica sebelumnya karena SM tidak pernah memberikan YoonA nada tinggi seperti itu" dan," LOL video klip Jessica di tayangkan antara bulan Juli dan Agustus 2014 .... Jadi mereka sudah mulai membuat single sejak tahun lalu?” “Sial .... Tolong kembalikan Jessica ke SNSD sekarang”, dan masih banyak lagi.

Apa yang kalian pikirkan? Apakah penggemar terlalu banyak memperhatikan hal ini atau itu memang sebuah kemungkinan?

Silahkan klik video ini untuk mengetahui lirik yang di nyanyikan Jessica https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=HR5wtPwM8Q0

Source : Allkpop http://www.allkpop.com/article/2015/04/fans-speculate-if-jessica-was-meant-to-be-part-of-catch-me-if-you-can
Indo.Trans by SONE Indonesia

Minggu, 29 Maret 2015

Menanti Green Airport Banyuwangi

Banyuwangi terus berbenah diri untuk menarik jumlah kunjungan turis. Salah satunya dengan merombak Bandara Blimbingsari seperti bandara yang ada di Kanada, yang memaksimalkan cahaya matahari sebagai pengganti lampu.

Bupati Anas pun menyadari keterbatasan gerbang masuk Banyuwangi yang masih terbatas. Dia pun menargetkan tahun depan bandara yang kelak akan menjadi kebanggan warga Banyuwangi rampung.

Bangunan pun nantinya akan di desain dominan nuansa kayu atau bambu. Sehingga konstruksi beton akan diminimalkan. Selain itu, tentu panjang runway akan ditambahkan, dari saat ini 1800 menjadi 2250.

CP : Banyuwangi Gerbang Wisata Indonesia